<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Youngmen32's Blog</title>
	<atom:link href="http://youngmen32.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://youngmen32.wordpress.com</link>
	<description>Just another WordPress.com weblog</description>
	<lastBuildDate>Sun, 18 Sep 2011 03:45:32 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='youngmen32.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Youngmen32's Blog</title>
		<link>http://youngmen32.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://youngmen32.wordpress.com/osd.xml" title="Youngmen32&#039;s Blog" />
	<atom:link rel='hub' href='http://youngmen32.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>perlindungan kesehatan dan jiwa plus investasi</title>
		<link>http://youngmen32.wordpress.com/2011/09/18/perlindungan-kesehatan-dan-jiwa-plus-investasi/</link>
		<comments>http://youngmen32.wordpress.com/2011/09/18/perlindungan-kesehatan-dan-jiwa-plus-investasi/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 18 Sep 2011 03:45:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator>yongky ardinata</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://youngmen32.wordpress.com/?p=60</guid>
		<description><![CDATA[asset kesehatan investasi RESIKO<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=youngmen32.wordpress.com&amp;blog=6272069&amp;post=60&amp;subd=youngmen32&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>asset<br />
kesehatan<br />
investasi<br />
RESIKO</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/youngmen32.wordpress.com/60/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/youngmen32.wordpress.com/60/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/youngmen32.wordpress.com/60/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/youngmen32.wordpress.com/60/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/youngmen32.wordpress.com/60/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/youngmen32.wordpress.com/60/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/youngmen32.wordpress.com/60/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/youngmen32.wordpress.com/60/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/youngmen32.wordpress.com/60/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/youngmen32.wordpress.com/60/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/youngmen32.wordpress.com/60/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/youngmen32.wordpress.com/60/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/youngmen32.wordpress.com/60/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/youngmen32.wordpress.com/60/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=youngmen32.wordpress.com&amp;blog=6272069&amp;post=60&amp;subd=youngmen32&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://youngmen32.wordpress.com/2011/09/18/perlindungan-kesehatan-dan-jiwa-plus-investasi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/9fc8f26d173bae444f7e0175f0121130?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">yongky</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>mau bikin studio pribadi langsung aja hub yongky at 085655106627 ato mao jual beli alat musik langsung aja hubungi hotline kami</title>
		<link>http://youngmen32.wordpress.com/2009/10/30/mau-bikin-studio-pribadi-langsung-aja-hub-yongky-at-085655106627-ato-mao-jual-beli-alat-musik-langsung-aja-hubungi-hotline-kami/</link>
		<comments>http://youngmen32.wordpress.com/2009/10/30/mau-bikin-studio-pribadi-langsung-aja-hub-yongky-at-085655106627-ato-mao-jual-beli-alat-musik-langsung-aja-hubungi-hotline-kami/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 30 Oct 2009 04:26:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>yongky ardinata</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://youngmen32.wordpress.com/2009/10/30/mau-bikin-studio-pribadi-langsung-aja-hub-yongky-at-085655106627-ato-mao-jual-beli-alat-musik-langsung-aja-hubungi-hotline-kami/</guid>
		<description><![CDATA[<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=youngmen32.wordpress.com&amp;blog=6272069&amp;post=59&amp;subd=youngmen32&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=youngmen32.wordpress.com&amp;blog=6272069&amp;post=59&amp;subd=youngmen32&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://youngmen32.wordpress.com/2009/10/30/mau-bikin-studio-pribadi-langsung-aja-hub-yongky-at-085655106627-ato-mao-jual-beli-alat-musik-langsung-aja-hubungi-hotline-kami/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/9fc8f26d173bae444f7e0175f0121130?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">yongky</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>JAZZ DAN MUSIK POPULER DALAM LINTASAN SEJARAH</title>
		<link>http://youngmen32.wordpress.com/2009/02/23/jazz-dan-musik-populer-dalam-lintasan-sejarah/</link>
		<comments>http://youngmen32.wordpress.com/2009/02/23/jazz-dan-musik-populer-dalam-lintasan-sejarah/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 23 Feb 2009 13:05:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>yongky ardinata</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://youngmen32.wordpress.com/?p=53</guid>
		<description><![CDATA[Tulisan singkat ini, sejujurnya, lahir dari kegelisahan penulis sebagai seorang penggemar dan pemerhati musik jazz, oleh masih sangat minimnya perhatian masyarakat, terutama Indonesia, terhadap jenis musik ini. Seperti halnya musik klasik, sebagian besar orang memang cenderung menganggap jenis musik ini terlalu berat, abstrak, dan sulit untuk dicerna. Disamping itu, jazz acap kali distereotipkan sebagai musik [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=youngmen32.wordpress.com&amp;blog=6272069&amp;post=53&amp;subd=youngmen32&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="wp-caption aligncenter" style="width: 427px"><img title="Jazz" src="http://www.jazzradio.com/jazz-music.jpg" alt="Jazz" width="417" height="288" /><p class="wp-caption-text">Jazz</p></div>
<p>Tulisan singkat ini, sejujurnya, lahir dari kegelisahan penulis sebagai seorang penggemar dan pemerhati musik jazz, oleh masih sangat minimnya perhatian masyarakat, terutama Indonesia, terhadap jenis musik ini. Seperti halnya musik klasik, sebagian besar orang memang cenderung menganggap jenis musik ini terlalu berat, abstrak, dan sulit untuk dicerna. Disamping itu, jazz acap kali distereotipkan sebagai musik kaum elite atau kaum gedongan, walaupun kenyataannya di kalangan “gedongan” sendiri, sebenarnya penggemar ataupun penikmat musik jazz masih merupakan golongan minoritas. Bahkan di kalangan kaum muda dewasa ini sudah umum dijumpai anggapan bahwa jazz adalah “musik orang tua yang membosankan dan membuat kita mengantuk”.  Munculnya imej bagi jazz yang kurang menguntungkan ini berpangkal pada sebuah pengertian yang dominan bahwa fungsi utama musik adalah untuk menghibur dan memberikan kepuasan kepada khalayak, dengan tujuan mendapatkan keuntungan. Adanya perkembangan teknologi, yaitu munculnya alat perekam suara pada akhir abad –19 telah mengakibatkan pergeseran besar dalam seni musik dunia : jika pada awalnya musik merupakan ekspresi murni perasaan manusia maka kini musik menjadi produk industri rekaman dan komoditas dagang. Kapitalisme industri musik juga telah menggeser musik-musik lama yang menunjukkan identitas kultural masing-masing etnis / bangsa di dunia, dan sebagai gantinya muncullah jenis musik baru yang mengatasi dan meluruhkan perbedaan-perbedaan kultural yang ada, yaitu apa yang disebut “musik populer”. Tanpa mengesampingkan kreativitas dari musisi pop (hanya sebagian kecil musisi pop memiliki kreativitas orisinal !), sesungguhnya tidak sedikit komposisi pop merupakan bentuk-bentuk yang terstandarisasi atau reproduksi dari trend-trend sesaat, dan fenomena ini cenderung berlangsung secara global.  Dalam hal ini patut diperhatikan bahwa musik jazz muncul sebagai peralihan dari musik “tradisional” menuju musik “populer”. Pada awal perkembangannya, jazz dapat diketegorikan sebagai sebuah contoh musik tradisi, dimana musik ini sangat mewakili ekspresi dan kultur masyarakat kulit hitam di Amerika Serikat. Sebagai musik yang mewakili sebuah masyarakat yang terdiskriminasi, maka perkembangan jenis musik ini juga akan mengalami nasib kurang lebih sama. Timbulnya aliran swing pada dekade 1930-an membawa perubahan penting dalam cara orang memandang musik ini, yang akhirnya berpengaruh pada pengkategorian posisi jazz di antara berbagai musik lain. Era swing ditandai dengan munculnya jazz band dengan jumlah pemain yang besar (big band), yang dapat dilihat sebagai sebuah bentuk orkestrasi ala Eropa yang diaplikasikan dalam jazz, walaupun tetap mempertahankan ciri-ciri pokoknya, seperti improvisasi, sinkopasi dan blue note (nada yang merendah pada not ketiga dan ketujuh, merupakan ciri khas musik blues dan jazz). Dengan perkembangan tersebut, jazz tidak lagi dianggap musik “barbar” karena identik dengan orang kulit hitam. Pada masa itu, jazz bahkan telah menjadi musik populer, dengan irama swing-nya yang cocok untuk berdansa, dan pada masa itu pula jazz mulai menyebar ke belahan dunia lain seperti Eropa ataupun Asia. Tidak sedikit komposisi-komposisi jazz dari musisi handal semacam George Gershwin, Cole Porter atau Duke Ellington diangkat menjadi soundtrack film, dan komposisi-komposisi tersebut sebenarnya merupakan lagu pop pada zamannya.  Perkembangan jazz yang semakin mengarah pada musik hiburan tersebut menimbulkan reaksi di kalangan musisi jazz kulit hitam. Beberapa diantaranya seperti Charlie Parker dan Dizzy Gillespie lantas memperkenalkan bebop, sebuah style baru dalam jazz pada sekitar akhir dekade 1940-an. Kemunculan bebop ini sering disebut sebagai revolusi dalam musik jazz, karena konon para eksponennya memiliki sebuah spirit baru yang bertujuan mengembalikan jazz pada hakikatnya sebagai musik “seni” khas kaum negro. Aliran baru ini ditandai dengan berkembangnya formasi band / combo secara lebih minimalis dengan konsekuensi semakin luasnya ruang bagi improvisasi solo masing-masing pemain. Disamping gaya swing dengan formasi big band-nya, bebop dan beberapa variasi yang muncul kemudian (hard bop, cool jazz, dan sebagainya) menjadi aliran utama (mainstream) dan pusat dari perkembangan jazz dunia hingga masa kini. Semenjak “revolusi” bebop, jazz agaknya cenderung berkembang menjadi sebuah genre yang lebih eksklusif daripada sebelumnya dan makin tampak terpisah dari berbagai jenis musik lain. Memang, jazz kemudian benar-benar berkembang menjadi sebuah musik “seni” dengan tingkat kesulitan tinggi sebagaimana halnya musik klasik. Pada masa-masa sekarang ini akan lebih banyak dijumpai musisi jazz jebolan sekolah-sekolah musik, walaupun kenyataannya para dedengkot awal jazz hampir semuanya belajar bermusik secara otodidak. Sebagai sebuah genre musik yang makin membutuhkan keseriusan, maka tidak mengherankan apabila jazz mulai agak dijauhi khalayak. Apalagi pada saat itu, trend rock’n roll makin merajai blantika musik populer dunia. Jika pada tahun 1940-an, jazz dapat dijumpai pada komunitas tempat hiburan umum dan pesta-pesta dansa, sejak sekitar tahun 1950 dan selanjutnya akan terasa “bergeser” menuju komunitas intelektual dan akademisi, dimana mereka semakin cenderung memperlakukan musik ini seakan sebuah “disiplin ilmu” tersendiri. Jika ditelaah lebih lanjut, adanya revolusi bebop setidaknya membawa beberapa dampak positif : Pertama, di tengah iklim rasialisme yang masih kuat hingga tahun 1960-an (ingat kasus tertembaknya Martin Luther King, pejuang kulit hitam AS pada tahun 1968 !), jazz mulai dikategorikan sebagai bagian dari “budaya tinggi”, disaat musik rock yang diangkat kaum kulit putih justru lebih menjadi bagian dari “budaya massa”. Kedua, dengan sedikit melepaskan diri dari bentuk orkestrasi ala swing akan memungkinkan para musisi jazz melakukan eksplorasi-eksplorasi baru dengan mengadaptasikan unsur dari musik-musik yang dianggap dapat memperkaya jazz. Tanpa bebop, mungkin tidak akan pernah ada jazz fusion, avant garde atau world music yang mengeksplorasi musik-musik etnis dari berbagai belahan dunia.  Pada masa-masa belakangan, semakin tampak bahwa musik jazz senantiasa kontradiktif dengan musik populer (rock dan pop), dimana jika seseorang menjadi penggemar salah satu jenis musik ini biasanya akan menolak yang lainnya. Yang kurang diketahui umum adalah bahwa kedua jenis musik tersebut memiliki hubungan satu sama lain yang saling mempengaruhi. Bukankah jazz maupun rock tumbuh dari akar yang sama, yakni blues ? Mungkin tidak banyak orang yang tahu bahwa lagu-lagu The Beatles telah banyak dibawakan oleh para musisi jazz sebagai lagu standar. Atau bahwa Sting, pentolan grup New Wave era 80-an, The Police, adalah juga seorang musisi jazz yang handal. Akibat interaksi antara jazz dan musik-musik hiburan terbukti telah melahirkan berbagai sintesis baru yang memperkaya nuansa baik dalam jazz maupun rock. Bagi para musisi pop atau rock yang mengadopsi elemen jazz akan memberi mereka suatu nilai lebih karena dengan demikian akan dianggap lebih bermutu, sementara sebaliknya bagi kalangan musisi jazz, dengan mengadopsi unsur musik populer akan menyebabkan karya mereka lebih memiliki daya jual.  Munculnya berbagai bentuk sintesis antara jazz dan musik hiburan ini sering menjadi bahan perdebatan di kalangan kritikus musik, mengenai pengkategorian yang menjadi semakin kabur karenanya. Sejak sekitar tahun 1980-an, berbagai aliran baru ini diberi nama Adult Contemporary (AC), agaknya untuk menunjukkan bahwa musik ini ditujukan untuk kalangan usia tertentu yang dianggap telah “dewasa”, biasanya usia 30 tahun ke atas.. Musik-musik yang dapat dikategorikan sebagai AC ini meliputi :     1. Fusion, yang lahir sekitar akhir dekade 1960-an, ketika Miles Davis, seorang eksponen bebop dan cool jazz mempopulerkan sebuah varian baru jazz dengan mengadopsi unsur rock dan soul / R&amp;B. Kepeloporan Miles dilanjutkan oleh musisi-musisi generasi di bawahnya. Salah seorang yang paling sukses adalah Chick Corea dimana ia mempopulerkan penggunaan instrumen elektronis dalam jazz, sehingga fusion kemudian hampir tidak dapat dilepaskan dari ciri (elektronis) tersebut. Pada awalnya, fusion masih cukup sarat dengan improvisasi jazz, akan tetapi kemudian semakin mengarah pada pop dengan jenis komposisi yang disederhanakan untuk lebih menarik selera pasar. Jenis terakhir ini kemudian lebih populer dengan istilah smooth jazz atau terkadang disebut pula contemporary jazz.    2. “Jazzy”, yang berarti “agak-agak ngejazz” atau “sedikit bernuansa jazz”. Umumnya istilah ini dipergunakan untuk menyebut musik populer yang mengadopsi unsur jazz, umumnya pada progresi chord (yang mewakili unsur “blue note”) maupun irama (rhythm) yang sering dipergunakan dalam jazz misalnya swing, soul, bossanova dan sebagainya. Beberapa pengusung awal jazzy antara lain kelompok Blood, Sweat &amp; Tears (BS&amp;T) dan Chicago sekitar tahun 1968. Artis-artis jazzy memiliki latar belakang beraneka ragam. Ada sebagian artis/musisi yang memang memilih jazzy sebagai konsep musiknya, ada pula yang menjadi “jazzy” hanya karena kolaborasinya dengan musisi-musisi jazz. Dengan demikian, warna musiknya akan beraneka ragam. Salah satu varian yang paling populer belakangan ini adalah acid jazz, dimana aliran musik baru ini konon merupakan hasil “ulah” para DJ (disc jockey) dalam menciptakan suatu jenis musik dance dengan memasukkan unsur jazz, soul, hip hop, dan funk dalam satu komposisi/lagu. Acid jazz yang dibawakan oleh grup seperti Brand New Heavies dan Incognito, dengan beat-nya yang dinamis ini dengan segera memperoleh sambutan dari kalangan pendengar yang lebih muda.   Dari ilustrasi historis yang sangat singkat ini kiranya dapat diperoleh sebuah pengertian bahwa jazz tidak melulu merupakan jenis musik serius dan membosankan. Kiranya lebih tepat jika dikatakan bahwa jazz merupakan sebuah proses “tarik ulur” antara tradisi musik seni / klasik yang bersifat elitis dengan musik hiburan yang mewakili aspirasi khalayak lebih luas. Dari proses tarik ulur inilah kemudian muncul banyak sekali varian ataupun aliran dalam jazz yang makin memperkaya khazanah musik ini. Sesungguhnya, jazz menawarkan keanekaragaman dan eksplorasi-eksplorasi musikal yang sayang apabila diabaikan begitu saja, apalagi bagi generasi muda yang biasanya paling memiliki rasa ingin tahu. Akhir kata penulis ucapkan : selamat mencoba !</p>
<span style="text-align:center; display: block;"><a href="http://youngmen32.wordpress.com/2009/02/23/jazz-dan-musik-populer-dalam-lintasan-sejarah/"><img src="http://img.youtube.com/vi/_Xp7UQHTNCE/2.jpg" alt="" /></a></span>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/youngmen32.wordpress.com/53/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/youngmen32.wordpress.com/53/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/youngmen32.wordpress.com/53/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/youngmen32.wordpress.com/53/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/youngmen32.wordpress.com/53/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/youngmen32.wordpress.com/53/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/youngmen32.wordpress.com/53/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/youngmen32.wordpress.com/53/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/youngmen32.wordpress.com/53/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/youngmen32.wordpress.com/53/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/youngmen32.wordpress.com/53/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/youngmen32.wordpress.com/53/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/youngmen32.wordpress.com/53/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/youngmen32.wordpress.com/53/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=youngmen32.wordpress.com&amp;blog=6272069&amp;post=53&amp;subd=youngmen32&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://youngmen32.wordpress.com/2009/02/23/jazz-dan-musik-populer-dalam-lintasan-sejarah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/9fc8f26d173bae444f7e0175f0121130?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">yongky</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://www.jazzradio.com/jazz-music.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Jazz</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Music Country..</title>
		<link>http://youngmen32.wordpress.com/2009/02/23/music-country/</link>
		<comments>http://youngmen32.wordpress.com/2009/02/23/music-country/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 23 Feb 2009 13:01:14 +0000</pubDate>
		<dc:creator>yongky ardinata</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://youngmen32.wordpress.com/?p=50</guid>
		<description><![CDATA[Musik Country, Sedayu Kelembutan Bermusik “How Dy”. Berkali-kali salam itu terucap. Setiap ada pergantian lagu dan memulai lagu baru, pria dengan dandanan khas koboi itu selalu berucap “How Dy”. Ya.. itulah salam khas para penggila musik country. Mereka yang tergabung dalam Country Musik Club Indonesia (CMCI) Chapter Sumbar, memang sedang menggelar Saturday Romansa Country Music di [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=youngmen32.wordpress.com&amp;blog=6272069&amp;post=50&amp;subd=youngmen32&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<h2 class="storytitle"><a title="Permanent Link: Musik Country, Sedayu Kelembutan Bermusik" rel="bookmark" href="http://orangmiskin.wordpress.com/2008/02/04/musik-country-sedayu-kelembutan-bermusik/">Musik Country, Sedayu Kelembutan Bermusik</a></h2>
<p align="justify"><strong><img style="width:253px;height:205px;" src="http://orangmiskin.files.wordpress.com/2008/03/destindon.jpg?w=473&#038;h=455&#038;h=455" border="0" alt="Destindon" width="473" height="455" /></strong></p>
<p align="justify"><strong>“How Dy”.</strong> Berkali-kali salam itu terucap. Setiap ada pergantian lagu dan memulai lagu baru, pria dengan dandanan khas koboi itu selalu berucap “How Dy”. Ya.. itulah salam khas para penggila musik country. Mereka yang tergabung dalam Country Musik Club Indonesia (CMCI) Chapter Sumbar, memang sedang menggelar <em>Saturday Romansa Country Music </em>di Mirama Cafe, Sabtu malam (2/2).</p>
<p align="justify">Musik yang berasal dari negerinya <strong>si-Uncle Sam </strong>ini, memang makin mendapatkan tempat di hati penikmat musik Indonesia, khususnya masyarakat Sumbar. Sejak diproklamirkan 29 Juli 2007 silam, CMCI Chapter Sumbar sudah memiliki 100-an peserta tetap. Belum lagi peserta yang datang khusus ketika ada iven-iven yang dihelat CMCI Sumbar.</p>
<p align="justify">Gila musik country memang mewabah. Dari anak muda sampai nenek-nenek, asyik ber-<em>line dance </em>(tarian khas country). Dimalam itu misalnya, begitu si penyanyi mendedanngkan lagu lawas Minang, <em>Kampuang Den Jauh di Mato </em>dan <em>Ayam den Lapeh</em>, mereka langsung turun dan secara bersama ber-<em>line dance</em>. Gerakan <em>line dance</em>, sepintas tampak sederhana. Maju, mundur dan maju lagi. Seperti tarian poco-poco yang sempat mengIndonesia beberapa tahun silam.</p>
<p align="justify">Sebenarnya, tidaklah sesederhana itu. Ada keselarasan dalam gerakannya. Jangankan kita yang belum pernah sekalipun ber-<em>line dance</em>, penikmat musik country pun, kesulitan mengikuti gerakan yang katanya seragam di seluruh dunia ini. Makanya jangan heran jika ada anggoata CMCI, menyediakan waktu luang memberikan workshop tarian ini kepada yang lainnya. Seperti yang dilakukan Meiske. Wanita ini adalah orang Indonesia satu-satunya yang 6 kali mengikuti <em>“Line Dance Tournament”</em> di tingkat Asia Pasifik.</p>
<p align="justify">Musik Country menurut Vice Gubernur I (sebutan ketua) CMCI Chapter Sumbar, Petrus, adalah musik untuk semua golongan. Country, katanya memiliki ciri khas pada syairnya. Tidak pernah syairnya mengajarkan kebencian. Syair-syir musik country lebih banyak bicara tentang keindahan alam dan rasa syukur akan karunia Tuhan.</p>
<p align="justify">“Country untuk semua, terutama yang mencintai alam. Alam adalah sumber inspirasi bagi syair-syairnya. Syair country adalah rasa kagum akan ciptaan Tuhan,” kata Petrus yang saat itu mewakili gubernur CMCI, Badrul Mustafa Kemal yang berhalangan hadir.</p>
<p align="justify">Di Indonesia, Musik country lekat dengan figur Tantowi Yahya, host acara “Goin Country”. Dinegeri asalnya, country sangat populer. Sepopuler Dangdut di Indonesia. Meski berasal dari negeri yang jauh nun disana, musik country bisa dikombinasikan dengan musik daerah. Terutama lagu-lagu rakyat (folk).</p>
<p align="justify">“<em>Lagu Kampuang Den Jauh di Mato dan Ayam Den Lapeh </em>tadi misalnya, terasa enak jika dibawakan dalam irama country. Ada yang berbeda,” tambah Petrus.</p>
<p align="justify">Pendapat Petrus ada benarnya. Saat lagu <em>Lagu Kampuang Den Jauh di Mato dan Ayam den Lapeh </em>dinyanyikan, hampir semua pengunjung Mirama Cafe yang hadir malam itu, menggoyangkan badan. Tidak terkecuali saya, yang bukan penggemar country. Saya dan mereka ikut larut dalam sedayu dan kelembutan musik country.</p>
<p align="justify">Menurut sejarahnya, Musik country berakar dari lagu rakyat Kepulauan Inggris (atau ke arah lagu rakyat Irlandia). Alat musik utama di awal kemunculannya adalah <em>fiddle </em>(biola atau violin, biasanya untuk musik country, ada senar ganda di senar ke empat) dan <em>banjo</em>, alat musik khas yang identik dengan country. Banjo kalau ditilik dari asalnya justru alat dari benua afrika.</p>
<p align="justify">Penyuka musik country, sangat mudah dibedakan dengan maniak musik lainnya. Mereka berdandanan khas. Dikepala bertengger topi besar seperti topi para koboi. Pakaian yang melekat merupakan padanan kemeja dengan celana jeans dan sepatu kulit. Terkadang kalau kita belum familiar, dandanan mereka mirip style bapak dan ibuk-ibuk kita saat masih muda dulu. Tekesan kuno.</p>
<p align="justify">Mungkin karena kesan itulah, pergelaran <em>Saturday Romansa Country Music </em>yang digelar semalaman itu, minus anak muda. Dari puluhan pengunjung yang datang rata-rata berumur 35 tahun keatas. Kecuali Sekjed CMCI Cahpter Sumbar, Fajar Yofandi yang masih berumur 25 tahun.</p>
<p>Ini adalah tantangan bagi CMCI Sumbar, jangan sampai ada kesan musik yang enak ini, dianggap musik jaman dulu dan ngak seusai dengan selera anak muda, yang menghentak, penuh emosi dan berkeringat, seperti konser <em><strong>The Titans </strong></em>yang digelar pada malam yang sama, beberapa puluh meter saja dari Mirama Cefe</p>
<span style="text-align:center; display: block;"><a href="http://youngmen32.wordpress.com/2009/02/23/music-country/"><img src="http://img.youtube.com/vi/STW0pJ-6MBw/2.jpg" alt="" /></a></span>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/youngmen32.wordpress.com/50/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/youngmen32.wordpress.com/50/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/youngmen32.wordpress.com/50/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/youngmen32.wordpress.com/50/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/youngmen32.wordpress.com/50/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/youngmen32.wordpress.com/50/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/youngmen32.wordpress.com/50/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/youngmen32.wordpress.com/50/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/youngmen32.wordpress.com/50/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/youngmen32.wordpress.com/50/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/youngmen32.wordpress.com/50/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/youngmen32.wordpress.com/50/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/youngmen32.wordpress.com/50/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/youngmen32.wordpress.com/50/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=youngmen32.wordpress.com&amp;blog=6272069&amp;post=50&amp;subd=youngmen32&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://youngmen32.wordpress.com/2009/02/23/music-country/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/9fc8f26d173bae444f7e0175f0121130?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">yongky</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://orangmiskin.files.wordpress.com/2008/03/destindon.jpg?w=473&#038;h=455" medium="image">
			<media:title type="html">Destindon</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Music Dangdut Coyy..</title>
		<link>http://youngmen32.wordpress.com/2009/02/23/music-dangdut-coyy/</link>
		<comments>http://youngmen32.wordpress.com/2009/02/23/music-dangdut-coyy/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 23 Feb 2009 12:51:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>yongky ardinata</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://youngmen32.wordpress.com/?p=44</guid>
		<description><![CDATA[Sejarah Dangdut Dangdut merupakan salah satu dari genre seni musik yang berkembang di Indonesia artis. Bentuk musik dangdut ini berakar dari musik Melayu pada tahun 1940-an. Dalam evolusi menuju bentuk kontemporer sekarang masuk pengaruh unsur-unsur musik India (terutama dari penggunaan tabla) dan Arab (pada cengkok dan harmonisasi). Perubahan arus politik Indonesia di akhir tahun 1960-an [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=youngmen32.wordpress.com&amp;blog=6272069&amp;post=44&amp;subd=youngmen32&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p align="center">
<div class="wp-caption aligncenter" style="width: 231px"><img title="Dangdut" src="http://2.bp.blogspot.com/_liO-hn2_v-Q/R1nr2SQRAcI/AAAAAAAAAK0/l0JLodH_aa0/s320/Dangdut.jpg" alt="Dangdut" width="221" height="221" /><p class="wp-caption-text">Dangdut</p></div>
<p align="center"><span style="font-size:medium;"><strong><span style="font-family:trebuchet ms,geneva;">Sejarah Dangdut</span></strong></span></p>
<p><span style="font-family:trebuchet ms,geneva;"><span>Dangdut</span> merupakan salah satu dari <em>genre</em> seni musik yang berkembang di <a href="http://id.88db.com/id/Services/Post_Detail.page/business/Event_Management/?postid=122449">Indonesia artis</a>. Bentuk <a href="http://id.88db.com/id/Services/Post_Detail.page/business/Event_Management/?postid=122449">musik dangdut</a> ini berakar dari musik Melayu pada tahun 1940-an. Dalam evolusi menuju bentuk kontemporer sekarang masuk pengaruh unsur-unsur musik India (terutama dari penggunaan tabla) dan Arab (pada cengkok dan harmonisasi). Perubahan arus politik Indonesia di akhir tahun 1960-an membuka masuknya pengaruh musik barat yang kuat pada <a href="http://id.88db.com/id/Services/Post_Detail.page/business/Event_Management/?postid=122449">dangdut indonesia</a> pada <a href="http://id.88db.com/id/Services/Post_Detail.page/business/Event_Management/?postid=122449">indonesian artis</a> dengan masuknya penggunaan gitar listrik dan juga bentuk pemasarannya. Sejak tahun 1970-an <a href="http://id.88db.com/id/Services/Post_Detail.page/business/Event_Management/?postid=122449">kumpulan artis</a> dangdut boleh dikatakan telah matang dalam bentuknya yang kontemporer. Sebagai musik populer, <a href="http://id.88db.com/id/Services/Post_Detail.page/business/Event_Management/?postid=122449">penyanyi dangdut</a> dan <a href="http://id.88db.com/id/Services/Post_Detail.page/business/Event_Management/?postid=122449">artis dangdut</a> sangat terbuka terhadap pengaruh bentuk musik lain, mulai dari keroncong, langgam, degung, gambus, rock, pop, bahkan <em>house music</em>.</span></p>
<p><span style="font-family:trebuchet ms,geneva;">Penyebutan nama &#8220;dangdut&#8221; merupakan onomatope dari suara permainan tabla (dalam dunia dangdut disebut <em>gendang</em> saja) yang khas dan didominasi oleh bunyi <em>dang</em> dan <em>ndut</em>. Nama ini sebetulnya adalah sebutan sinis dalam sebuah artikel majalah awal 1970-an bagi bentuk musik melayu yang sangat populer di kalangan masyarakat kelas pekerja saat itu.  Hingga saat ini juga sudah banyak <a href="http://id.88db.com/id/Services/Post_Detail.page/business/Event_Management/?postid=122449">managemen artis</a> atau <a href="http://id.88db.com/id/Services/Post_Detail.page/business/Event_Management/?postid=122449">manajemen artis</a> <a href="http://id.88db.com/id/Services/Post_Detail.page/business/Event_Management/?postid=122449">lagu dangdut</a> di Indonesia</span></p>
<p><span style="font-family:trebuchet ms,geneva;"><span style="text-align:center; display: block;"><a href="http://youngmen32.wordpress.com/2009/02/23/music-dangdut-coyy/"><img src="http://img.youtube.com/vi/nKEBfflKk8Q/2.jpg" alt="" /></a></span><br />
</span></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/youngmen32.wordpress.com/44/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/youngmen32.wordpress.com/44/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/youngmen32.wordpress.com/44/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/youngmen32.wordpress.com/44/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/youngmen32.wordpress.com/44/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/youngmen32.wordpress.com/44/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/youngmen32.wordpress.com/44/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/youngmen32.wordpress.com/44/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/youngmen32.wordpress.com/44/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/youngmen32.wordpress.com/44/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/youngmen32.wordpress.com/44/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/youngmen32.wordpress.com/44/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/youngmen32.wordpress.com/44/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/youngmen32.wordpress.com/44/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=youngmen32.wordpress.com&amp;blog=6272069&amp;post=44&amp;subd=youngmen32&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://youngmen32.wordpress.com/2009/02/23/music-dangdut-coyy/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/9fc8f26d173bae444f7e0175f0121130?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">yongky</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://2.bp.blogspot.com/_liO-hn2_v-Q/R1nr2SQRAcI/AAAAAAAAAK0/l0JLodH_aa0/s320/Dangdut.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Dangdut</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Music Rock..</title>
		<link>http://youngmen32.wordpress.com/2009/02/23/music-rock/</link>
		<comments>http://youngmen32.wordpress.com/2009/02/23/music-rock/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 23 Feb 2009 12:48:33 +0000</pubDate>
		<dc:creator>yongky ardinata</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://youngmen32.wordpress.com/?p=41</guid>
		<description><![CDATA[Awal Mula Embrio kelahiran scene musik rock underground di Indonesia sulit dilepaskan dari evolusi rocker-rocker pionir era 70-an sebagai pendahulunya. Sebut saja misalnya God Bless, Gang Pegangsaan, Gypsy(Jakarta), Giant Step, Super Kid (Bandung), Terncem (Solo), AKA/SAS (Surabaya), Bentoel (Malang) hingga Rawe Rontek dari Banten. Mereka inilah generasi pertama rocker Indonesia. Istilah underground sendiri sebenarnya sudah [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=youngmen32.wordpress.com&amp;blog=6272069&amp;post=41&amp;subd=youngmen32&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:center;">
<div class="wp-caption aligncenter" style="width: 440px"><img title="Rock" src="http://akurini.files.wordpress.com/2007/06/school_of_rock.jpg?w=430&#038;h=379" alt="Rock" width="430" height="379" /><p class="wp-caption-text">Rock</p></div>
<p style="text-align:left;"><strong>Awal Mula</strong></p>
<p>Embrio kelahiran scene musik rock underground di Indonesia sulit dilepaskan dari evolusi rocker-rocker pionir era 70-an sebagai pendahulunya. Sebut saja misalnya God Bless, Gang Pegangsaan, Gypsy(Jakarta), Giant Step, Super Kid (Bandung), Terncem (Solo), AKA/SAS (Surabaya), Bentoel (Malang) hingga Rawe Rontek dari Banten. Mereka inilah generasi pertama rocker Indonesia. Istilah underground sendiri sebenarnya sudah digunakan Majalah Aktuil sejak awal era 70- an. Istilah tersebut digunakan majalah musik dan gaya hidup pionir asal Bandung itu untuk mengidentifikasi band-band yang memainkan musik keras dengan gaya yang lebih `liar’ dan `ekstrem’ untuk ukuran jamannya. Padahal kalau mau jujur, lagu-lagu yang dimainkan band- band tersebut di atas bukanlah lagu karya mereka sendiri, melainkan milik band-band luar negeri macam Deep Purple, Jefferson Airplane, Black Sabbath, Genesis, Led Zeppelin, Kansas, Rolling Stones hingga ELP. Tradisi yang kontraproduktif ini kemudian mencatat sejarah<br />
namanya sempat mengharum di pentas nasional. Sebut saja misalnya El Pamas, Grass Rock (Malang), Power Metal (Surabaya), Adi Metal Rock (Solo), Val Halla (Medan) hingga Roxx (Jakarta). Selain itu Log jugalah yang membidani lahirnya label rekaman rock yang pertama di Indonesia, Logiss Records. Produk pertama label ini adalah album<br />
ketiga God Bless, “Semut Hitam” yang dirilis tahun 1988 dan ludes hingga 400.000 kaset di seluruh Indonesia.</p>
<p>Menjelang akhir era 80-an, di seluruh dunia waktu itu anak-anak muda sedang mengalami demam musik thrash metal. Sebuah perkembangan style musik metal yang lebih ekstrem lagi dibandingkan heavy metal. Band- band yang menjadi gods-nya antara lain Slayer, Metallica, Exodus, Megadeth, Kreator, Sodom, Anthrax hingga Sepultura. Kebanyakan kota- kota besar di Indonesia seperti Jakarta, Bandung, Jogjakarta, Surabaya, Malang hingga Bali, scene undergroundnya pertama kali lahir dari genre musik ekstrem tersebut. Di Jakarta sendiri komunitas metal pertama kali tampil di depan publik pada awal tahun 1988. Komunitas anak metal (saat itu istilah underground belum populer) ini biasa hang out di Pid Pub, sebuah pub kecil di kawasan pertokoan Pondok Indah, Jakarta Selatan. Menurut Krisna J. Sadrach, frontman Sucker Head, selain nongkrong, anak-anak yang hang out di sana oleh Tante Esther, owner Pid Pub, diberi kesempatan untuk bisa manggung di sana. Setiap malam minggu biasanya selalu ada live show dari band-band baru di Pid Pub dan kebanyakan band-band tersebut mengusung musik rock atau metal.</p>
<p>Band-band yang sering hang out di scene Pid Pub ini antara lain Roxx (Metallica &amp; Anthrax), Sucker Head (Kreator &amp; Sepultura), Commotion Of Resources (Exodus), Painfull Death, Rotor (Kreator), Razzle (GN’R), Parau (DRI &amp; MOD), Jenazah, Mortus hingga Alien Scream (Obituary). Beberapa band diatas pada perjalanan berikutnya banyak yang membelah diri menjadi band-band baru. Commotion Of Resources adalah cikal bakal band gothic metal Getah, sedangkan Parau adalah embrio band death metal lawas Alien Scream. Selain itu Oddie, vokalis Painfull Death selanjutnya membentuk grup industrial Sic Mynded di Amerika Serikat bersama Rudi Soedjarwo (sutradara Ada Apa Dengan Cinta?). Rotor sendiri dibentuk pada tahun 1992 setelah cabutnya gitaris Sucker Head, Irvan Sembiring yang merasa konsep musik Sucker Head saat itu masih kurang ekstrem baginya.</p>
<p>Semangat yang dibawa para pendahulu ini memang masih berkutat pola tradisi `sekolah lama’, bangga menjadi band cover version! Di antara mereka semua, hanya Roxx yang beruntung bisa rekaman untuk single pertama mereka, “Rock Bergema”. Ini terjadi karena mereka adalah salah satu finalis Festival Rock Se-Indonesia ke-V. Mendapat kontrak rekaman dari label adalah obsesi yang terlalu muluk saat itu. Jangankan rekaman, demo rekaman bisa diputar di radio saja mereka sudah bahagia. Saat itu stasiun radio yang rutin mengudarakan musik- musik rock/metal adalah Radio Bahama, Radio Metro Jaya dan Radio SK. Dari beberapa radio tersebut mungkin yang paling legendaris adalah Radio Mustang. Mereka punya program bernama Rock N’ Rhythm yang<br />
mengudara setiap Rabu malam dari pukul 19.00 – 21.00 WIB. Stasiun radio ini bahkan sempat disatroni langsung oleh dedengkot thrash metal Brasil, Sepultura, kala mereka datang ke Jakarta bulan Juni 1992. Selain medium radio, media massa yang kerap mengulas berita- berita rock/metal pada waktu itu hanya Majalah HAI, Tabloid Citra Musik dan Majalah Vista.</p>
<p>Selain hang out di Pid Pub tiap akhir pekan, anak-anak metal ini sehari-harinya nongkrong di pelataran Apotik Retna yang terletak di daerah Cilandak, Jakarta Selatan. Beberapa selebritis muda yang dulu sempat nongkrong bareng (groupies?) anak-anak metal ini antara lain Ayu Azhari, Cornelia Agatha, Sophia Latjuba, Karina Suwandi hingga Krisdayanti. Aktris Ayu Azhari sendiri bahkan sempat dipersunting sebagai istri oleh (alm) Jodhie Gondokusumo yang merupakan vokalis Getah dan juga<br />
mantan vokalis Rotor.</p>
<p>Tak seberapa jauh dari Apotik Retna, lokasi lain yang sering dijadikan lokasi rehearsal adalah Studio One Feel yang merupakan studio latihan paling legendaris dan bisa dibilang hampir semua band- band rock/metal lawas ibukota pernah rutin berlatih di sini. Selain Pid Pub, venue alternatif tempat band-band rock underground<br />
manggung pada masa itu adalah Black Hole dan restoran Manari Open Air di Museum Satria Mandala (cikal bakal Poster Café). Diluar itu, pentas seni MA dan acara musik kampus sering kali pula di “infiltrasi” oleh band-band metal tersebut. Beberapa pensi yang historikal di antaranya adalah Pamsos (SMA 6 Bulungan), PL Fair (SMA<br />
Pangudi Luhur), Kresikars (SMA 82), acara musik kampus Universitas<br />
Nasional (Pejaten), Universitas Gunadarma, Universitas Indonesia (Depok), Unika Atmajaya Jakarta, Institut Teknologi Indonesia (Serpong) hingga Universitas Jayabaya (Pulomas).</p>
<span style="text-align:center; display: block;"><a href="http://youngmen32.wordpress.com/2009/02/23/music-rock/"><img src="http://img.youtube.com/vi/njGppxBBb7E/2.jpg" alt="" /></a></span>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/youngmen32.wordpress.com/41/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/youngmen32.wordpress.com/41/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/youngmen32.wordpress.com/41/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/youngmen32.wordpress.com/41/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/youngmen32.wordpress.com/41/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/youngmen32.wordpress.com/41/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/youngmen32.wordpress.com/41/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/youngmen32.wordpress.com/41/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/youngmen32.wordpress.com/41/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/youngmen32.wordpress.com/41/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/youngmen32.wordpress.com/41/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/youngmen32.wordpress.com/41/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/youngmen32.wordpress.com/41/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/youngmen32.wordpress.com/41/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=youngmen32.wordpress.com&amp;blog=6272069&amp;post=41&amp;subd=youngmen32&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://youngmen32.wordpress.com/2009/02/23/music-rock/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/9fc8f26d173bae444f7e0175f0121130?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">yongky</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://akurini.files.wordpress.com/2007/06/school_of_rock.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Rock</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Music Reggae</title>
		<link>http://youngmen32.wordpress.com/2009/02/23/music-reggae/</link>
		<comments>http://youngmen32.wordpress.com/2009/02/23/music-reggae/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 23 Feb 2009 12:44:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>yongky ardinata</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://youngmen32.wordpress.com/?p=37</guid>
		<description><![CDATA[Tahun 1968 banyak disebut sebagai tahun kelahiran musik reggae. Sebenarnya tidak ada kejadian khusus yang menjadi penanda awal muasalnya, kecuali peralihan selera musik masyarakat Jamaika dari Ska dan Rocsteady, yang sempat populer di kalangan muda pada paruh awal hingga akhir tahun 1960-an, pada irama musik baru yang bertempo lebih lambat : reggae. Boleh jadi hingar [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=youngmen32.wordpress.com&amp;blog=6272069&amp;post=37&amp;subd=youngmen32&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="wp-caption aligncenter" style="width: 310px"><img title="Reggae" src="http://samplegiant.com/store/images/kb_reggae.gif" alt="Reggae" width="300" height="300" /><p class="wp-caption-text">Reggae</p></div>
<p>Tahun 1968 banyak disebut sebagai tahun kelahiran musik reggae. Sebenarnya tidak ada kejadian khusus yang menjadi penanda awal muasalnya, kecuali peralihan selera musik masyarakat Jamaika dari Ska dan Rocsteady, yang sempat populer di kalangan muda pada paruh awal hingga akhir tahun 1960-an, pada irama musik baru yang bertempo lebih lambat : reggae. Boleh jadi hingar bingar dan tempo cepat Ska dan Rocksteady kurang mengena dengan kondisi sosial dan ekonomi di Jamaika yang sedang penuh tekanan.</p>
<p>Kata “reggae” diduga berasal dari pengucapan dalam logat Afrika dari kata “ragged” (gerak kagok–seperti hentak badan pada orang yang menari dengan iringan musik ska atau reggae). Irama musik reggae sendiri dipengaruhi elemen musik R&amp;B yang lahir di New Orleans, Soul, Rock, ritmik Afro-Caribean (Calypso, Merengue, Rhumba) dan musik rakyat Jamaika yang disebut Mento, yang kaya dengan irama Afrika. Irama musik yang banyak dianggap menjadi pendahulu reggae adalah Ska dan Rocksteady, bentuk interpretasi musikal R&amp;B yang berkembang di Jamaika yang sarat dengan pengaruh musik Afro-Amerika. Secara teknis dan musikal banyak eksplorasi yang dilakukan musisi Ska, diantaranya cara mengocok gitar secara terbalik (up-strokes) , memberi tekanan nada pada nada lemah (syncopated) dan ketukan drum multi-ritmik yang kompleks.</p>
<p>Teknik para musisi Ska dan Rocsteady dalam memainkan alat musik, banyak ditirukan oleh musisi reggae. Namun tempo musiknya jauh lebih lambat dengan dentum bas dan rhythm guitar lebih menonjol. Karakter vokal biasanya berat dengan pola lagu seperti pepujian (chant), yang dipengaruhi pula irama tetabuhan, cara menyanyi dan mistik dari Rastafari. Tempo musik yang lebih lambat, pada saatnya mendukung penyampaian pesan melalui lirik lagu yang terkait dengan tradisi religi Rastafari dan permasalahan sosial politik humanistik dan universal.</p>
<p>Album “Catch A Fire” (1972) yang diluncurkan Bob Marley and The Wailers dengan cepat melambungkan reggae hingga ke luar Jamaika. Kepopuleran reggae di Amerika Serikat ditunjang pula oleh film The Harder They Come (1973) dan dimainkannya irama reggae oleh para pemusik kulit putih seperti Eric Clapton, Paul Simon, Lee ‘Scratch’ Perry dan UB40. Irama reggae pun kemudian mempengaruhi aliran-aliran musik pada dekade setelahnya, sebut saja varian reggae hip hop, reggae rock, blues, dan sebagainya.</p>
<p>Jamaika<br />
Akar musikal reggae terkait erat dengan tanah yang melahirkannya: Jamaika. Saat ditemukan oleh Columbus pada abad ke-15, Jamaika adalah sebuah pulau yang dihuni oleh suku Indian Arawak. Nama Jamaika sendiri berasal dari kosa kata Arawak “xaymaca” yang berarti “pulau hutan dan air”. Kolonialisme Spanyol dan Inggris pada abad ke-16 memunahkan suku Arawak, yang kemudian digantikan oleh ribuan budak belian berkulit hitam dari daratan Afrika. Budak-budak tersebut dipekerjakan pada industri gula dan perkebunan yang bertebaran di sana. Sejarah kelam penindasan antar manusia pun dimulai dan berlangsung hingga lebih dari dua abad. Baru pada tahun 1838 praktek perbudakan dihapus, yang diikuti pula dengan melesunya perdagangan gula dunia.</p>
<p>Di tengah kerja berat dan ancaman penindasan, kaum budak Afrika memelihara keterikatan pada tanah kelahiran mereka dengan mempertahankan tradisi. Mereka mengisahkan kehidupan di Afrika dengan nyanyian (chant) dan bebunyian (drumming) sederhana. Interaksi dengan kaum majikan yang berasal dari Eropa pun membekaskan produk silang budaya yang akhirnya menjadi tradisi folk asli Jamaika. Bila komunitas kulit hitam di Amerika atau Eropa dengan cepat luntur identitas Afrika mereka, sebaliknya komunitas kulit hitam Jamaika masih merasakan kedekatan dengan tanah leluhur.</p>
<p>Musik reggae sendiri pada awalnya lahir dari jalanan Getho (perkampungan kaum rastafaria) di Kingson ibu kota Jamaika. Inilah yang menyebabkan gaya rambut gimbal menghiasi para musisi reggae awal dan lirik-lirik lagu reggae sarat dengan muatan ajaran rastafari yakni kebebasan, perdamaian, dan keindahan alam, serta gaya hidup bohemian. Masuknya reggae sebagai salah satu unsur musik dunia yang juga mempengaruhi banyak musisi dunia lainnya, otomatis mengakibatkan aliran musik satu ini menjadi barang konsumsi publik dunia. Maka, gaya rambut gimbal atau dreadlock serta lirik-lirik ‘rasta’ dalam lagunya pun menjadi konsumsi publik. Dalam kata lain, dreadlock dan ajaran rasta telah menjadi produksi pop, menjadi budaya pop, seiring berkembangnya musik reggae sebagai sebuah musik pop.</p>
<p>Musik reggae, sebutan rastaman, telah menjadi satu bentuk subkultur baru di negeri ini, di mana dengannya anak muda menentukan dan menggolongkan dirinya. Di sini, musik reggae menjadi penting sebagai sebuah selera, dan rastaman menjadi sebuah identitas komunal kelompok social tertentu. Tinggal bagaimana para pengamat social dan juga para anggota komunitas itu memahami diri dan kultur yang dipilihnya, agar tidak terjadi penafsiran keliru yang berbahaya bagi mereka. Penggunaan ganja adalah salah satu contohnya, di mana reggae tidak identik dengan ganja serta rastafarianisme pun bukanlah sebuah komunitas para penghisap ganja.</p>
<p>Sebuah lagu dari “Peter Tosh” (nama aslinya Peter McIntosh), pentolan The Wairles yang akhirnya bersolo karier. Dalam lagu ini, Peter Tosh menyatakan dukungannya dan tuntutannya untuk melegalkan ganja. Karena lagu ini, ia sempat ditangkap dan disiksa polisi Jamaika.</p>
<p>Menurut sejarah Jamaica, budak yang membawa drum dari Africa disebut “Burru” yang jadi bagian aransemen lagu yang disebut “talking drums” (drum yang bicara) yang asli dari Africa Barat. “Jonkanoo” adalah musik budaya campuran Afrika, Eropa dan Jamaika yang terdiri dari permainan drum, rattle (alat musik berderik) dan conch tiup. Acara ini muncul saat natal dilengkapi penari topeng. Jonkanoos pada awalnya adalah tarian para petani, yang belakangan baru disadari bahwa sebenarnya mereka berkomunikasi dengan drum dan conch itu. Tahun berikutnya, Calypso dari Trinidad &amp; Tobago datang membawa Samba yang berasal dari Amerika Tengah dan diperkenalkan ke orang &#8211; orang Jamaika untuk membentuk sebuah campuran baru yang disebut Mento. Mento sendiri adalah musik sederhana dengan lirik lucu diiringi gitar, banjo, tambourine, shaker, scraper dan rumba atau kotak bass. Bentuk ini kemudian populer pada tahun 20 dan 30an dan merupakan bentuk musik Jamaika pertama yang menarik perhatian seluruh pulaunya. Saat ini Mento masih bisa dinikmati sajian turisme. SKA yang sudah muncul pada tahun 40 &#8211; 50an sebenarnya disebutkan oleh History of Jamaican Music, dipengaruhi oleh Swing, Rythym &amp; Blues dari Amrik. SKA sebenarnya adalah suara big band dengan aransemen horn (alat tiup), piano, dan ketukan cepat “bop”. Ska kemudian dengan mudah beralih dan menghasilkan bentuk tarian “skankin” pad awal 60an. Bintang Jamaica awal antara lain Byron Lee and the Dragonaires yang dibentuk pada 1956 yang kemudian dianggap sebagai pencipta “ska”. Perkembangan Ska yang kemudian melambatkan temponya pada pertengahan 60an memunculkan “Rock Steady” yang punta tune bass berat dan dipopulerkan oleh Leroy Sibbles dari group Heptones dan menjadi musik dance Jamaika pertama di 60an.</p>
<p>“Reggae &amp; Rasta”Bob Marley tentunya adalah bimtang musik “dunia ketiga” pertama yang jadi penyanyi group Bob Marley &amp; The Wailers dan berhasil memperkenalkan reggae lebih universal. Meskipun demikian, reggae dianggap banyak orang sebagai peninggalan King of Reggae Music, Hon. Robert Nesta Marley. Ditambah lagi dengan hadirnya “The Harder they Come” pada tahun 1973, Reggae tambah dikenal banyak orang. Meninggalnya Bob Marley kemudian memang membawa kesedihan besar buat dunia, namun penerusnya seperti Freddie McGregor, Dennis Brown, Garnett Silk, Marcia Fiffths dan Rita Marley serta beberapa kerabat keluarga Marley bermunculan. Rasta adalah jelas pembentuk musik Reggae yang dijadikan senjata oleh Bob Marley untuk menyebarkan Rasta keseluruh dunia. Musik yang luar biasa ini tumbuh dari ska yang menjadi elemen style American R&amp;B dan Carribean. Beberapa pendapat menyatakan juga ada pengaruh : folk music, musik gereja Pocomania, Band jonkanoo, upacara &#8211; upacara petani, lagu kerja tanam, dan bentuk mento. Nyahbingi adalah bentuk musik paling alami yang sering dimainkan pada saat pertemuan &#8211; pertemuan Rasta, menggunakan 3 drum tangan (bass, funde dan repeater : contoh ada di Mystic Revelation of Rastafari). Akar reggae sendiri selalu menyelami tema penderitaan buruh paksa (ghetto dweller), budak di Babylon, Haile Selassie (semacam manusia dewa) dan harapan kembalinya Afrika. Setelah Jamaica merdeka 1962, buruknya perkembangan pemerintahan dan pergerakan Black Power di US kemudian mendorong bangkitnya Rasta. Berbagai kejadian monumentalpun terjadi seiring perkembangan ini.</p>
<p>“Apa sih Reggae”Reggae sendiri adalah kombinasi dari iringan tradisional Afrika, Amerika dan Blues serta folk (lagu rakyat) Jamaika. Gaya sintesis ini jelas menunjukkan keaslian Jamaika dan memasukkan ketukan putus &#8211; putus tersendiri, strumming gitar ke arah atas, pola vokal yang ‘berkotbah’ dan lirik yang masih seputar tradisi religius Rastafari. Meski banyak keuntungan komersial yang sudah didapat dari reggae, Babylon (Jamaika), pemerintah yang ketat seringkali dianggap membatasi gerak namun bukan aspek politis Rastafarinya. “Reg-ay” bisa dibilang muncul dari anggapan bahwa reggae adalah style musik Jamaika yang berdasar musik soul Amerika namun dengan ritem yang ‘dibalik’ dan jalinan bass yang menonjol. Tema yang diangkat emang sering sekitar Rastafari, protes politik, dan rudie (pahlawan hooligan). Bentuk yang ada sebelumnya (ska &amp; rocksteady) kelihatan lebih kuat pengaruh musik Afrika &#8211; Amerika-nya walaupun permainan gitarnya juga mengisi ‘lubang &#8211; lubang’ iringan yang kosong serta drum yang kompleks. Di Reggae kontemporer, permainan drum diambil dari ritual Rastafarian yang cenderung mistis dan sakral, karena itu temponya akan lebih kalem dan bertitik berat pada masalah sosial, politik serta pesan manusiawi.</p>
<p>“Tidak asli Jamaika”<br />
Reggae memang adalah musik unik bagi Jamaika, ironisnya akarnya berasal dari New Orleans R&amp;B. Nenek moyang terdekatnya, ska berasal berasal dari New Orleans R&amp;B yang didengar para musisi Jamaika dari siaran radio Amrik lewat radio transistor mereka. Dengan berpedoman pada iringan gitar pas &#8211; pasan dan putus &#8211; putusadalah interprestasi mereka akan R&amp;B dan mampu jadi populer di tahun 60an. Selanjutnya semasa musim panas yang terik, merekapun kepanasan kalo musti mainin ska plus tarinya, hasilnya lagunya diperlambat dan lahirlah Reggae. Sejak itu, Reggae terbukti bisa jadi sekuat Blues dan memiliki kekuatan interprestasi yang juga bisa meminjam dari Rocksteady (dulu) dan bahkan musik Rock (sekarang). Musik Afrika pada dasarnya ada di kehidupan sehari-hari, baik itu di jalan, bus, tempat umum, tempat kerja ato rumah yang jadi semacam semangat saat kondisi sulit dan mampu memberikan kekuatan dan pesan tersendiri. Hasilnya, Reggae musik bukan cuma memberikan relaksasi, tapi juga membawa pesan cinta, damai, kesatuan dan keseimbangan serta mampu mengendurkan ketegangan.</p>
<p>“It’s Influences”<br />
Saat rekaman Jamaika telah tersebar ke seluruh dunia, sulit rasanya menyebutkan berapa banyak genre musik popular sebesar Reggae selama dua dekade. Hits &#8211; hits Reggae bahkan kemudian telah dikuasai oleh bintang Rock asli mulai Eric Clapton sampai Stones hingga Clash dan Fugees. Disamping itu, Reggae juga dianggap banyak mempengaruhi pesona tari dunia tersendiri. Budaya ‘Dancehall’ Jamaika yang menonjol plus sound system megawatt, rekaman yang eksklusif, iringan drum dan bass, dan lantunan rap dengan iringannya telah menjadi budaya tari dan tampilan yang luar biasa.Inovasi Reggae lainnya adalah Dub remix yang sudah diasimilasi menjadi musik populer lainnya lebih luas lagi.</p>
<span style="text-align:center; display: block;"><a href="http://youngmen32.wordpress.com/2009/02/23/music-reggae/"><img src="http://img.youtube.com/vi/nQlOLARxC_A/2.jpg" alt="" /></a></span>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/youngmen32.wordpress.com/37/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/youngmen32.wordpress.com/37/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/youngmen32.wordpress.com/37/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/youngmen32.wordpress.com/37/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/youngmen32.wordpress.com/37/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/youngmen32.wordpress.com/37/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/youngmen32.wordpress.com/37/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/youngmen32.wordpress.com/37/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/youngmen32.wordpress.com/37/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/youngmen32.wordpress.com/37/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/youngmen32.wordpress.com/37/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/youngmen32.wordpress.com/37/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/youngmen32.wordpress.com/37/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/youngmen32.wordpress.com/37/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=youngmen32.wordpress.com&amp;blog=6272069&amp;post=37&amp;subd=youngmen32&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://youngmen32.wordpress.com/2009/02/23/music-reggae/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/9fc8f26d173bae444f7e0175f0121130?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">yongky</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://samplegiant.com/store/images/kb_reggae.gif" medium="image">
			<media:title type="html">Reggae</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>MUSIC IS PART OF OUR LIFE</title>
		<link>http://youngmen32.wordpress.com/2009/02/18/my-music/</link>
		<comments>http://youngmen32.wordpress.com/2009/02/18/my-music/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 18 Feb 2009 13:56:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>yongky ardinata</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://youngmen32.wordpress.com/?p=12</guid>
		<description><![CDATA[MUSIK sangat berarti bagi kita 75% hidup kita terbuat dari musik. apa pun dan dimana pun kita berada alunan nada mengikuti kita baik buruknya musik dapat kita nikmati..banyak alunan nada yang dapat kita dengar mulai dari musik slow sampi yang cadas sekalipun.sekarang bagaimanapun musiknya kalian harus menyatu dengan hal tersebut&#8230; are you ready? LETS GO!!!!!PLAY [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=youngmen32.wordpress.com&amp;blog=6272069&amp;post=12&amp;subd=youngmen32&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://youngmen32.files.wordpress.com/2009/02/child_violinw300h405.jpg?w=477" alt="child_violinw300h405" title="child_violinw300h405"   class="aligncenter size-full wp-image-32" /><strong>MUSIK </strong>sangat berarti bagi kita 75% hidup kita terbuat dari musik.<br />
apa pun dan dimana pun kita berada alunan nada mengikuti kita<br />
baik buruknya musik dapat kita nikmati..banyak alunan nada yang dapat kita dengar mulai dari musik slow sampi yang cadas sekalipun.sekarang bagaimanapun musiknya kalian harus menyatu dengan hal tersebut&#8230;</p>
<p><strong>are you ready?</strong></p>
<p><strong>LETS GO!!!!!PLAY YOUR MUSIC </strong> <em>and</em> <strong>LISTEN IT</strong></p>
<p>Musik klasik dapat menenangkan bayi yang lahir prematur. Sewaktu mendengarkan musik klasik, dapat diamati ekspresi wajahnya yang tidak lagi terlihat mendarita serta detak jantungnya berjalan normal.</p>
<p>Ilmu pengetahuan barat meneliti hubungan antar aneka musik yang berbeda dengan hubungan kesehatan adalah kejadian yang belum lama berselang. Ilmuwan sudah mendapati bahwa musik klasik adalah obat mujarab bagi penyembuhan badan dan kepedihan jiwa, dapat meningkatkan kebijakan jiwa. <strong>Music Therapy </strong>Terapi musik sejak 40 tahun lebih ini dipergunakan di berbagai lingkup pengobatan klinis。Berbagai penelitian menunjukkan perbedaan antara musik klasik dengan musik modern bagi kesehatan jiwa dan raga.</p>
<p>Beberapa penelitian telah dilakukan dalam membuktikan manfaat musik klasik bagi kesehatan, terutama untuk kecerdaan otak. Memang dalam hidup ini kita tak kan pernah lepas dari yang namanya musik. dimanapun kita berada kita akan selalu bersentuhan dengan musik. namun pilihan kita terhadap musik juga dapat berpengaruh pada kesehatan kita.<br />
Pada tahun 1998, Don Campbell, seorang musisi sekaligus pendidik, bersama Dr. Alfred Tomatis yang psikolog, mengadakan penelitian untuk melihat efek positif dari beberapa jenis musik. Hasilnya dituangkan dalam buku mereka yang di Indonesia diterbitkan dengan judul Efek Mozart, Memanfaatkan Kekuatan Musik Untuk Mempertajam Pikiran, Meningkatkan Kreativitas</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/youngmen32.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/youngmen32.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/youngmen32.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/youngmen32.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/youngmen32.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/youngmen32.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/youngmen32.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/youngmen32.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/youngmen32.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/youngmen32.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/youngmen32.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/youngmen32.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/youngmen32.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/youngmen32.wordpress.com/12/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=youngmen32.wordpress.com&amp;blog=6272069&amp;post=12&amp;subd=youngmen32&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://youngmen32.wordpress.com/2009/02/18/my-music/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/9fc8f26d173bae444f7e0175f0121130?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">yongky</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://youngmen32.files.wordpress.com/2009/02/child_violinw300h405.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">child_violinw300h405</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Hello world!</title>
		<link>http://youngmen32.wordpress.com/2009/01/22/hello-world/</link>
		<comments>http://youngmen32.wordpress.com/2009/01/22/hello-world/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 22 Jan 2009 05:34:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>yongky ardinata</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false"></guid>
		<description><![CDATA[Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=youngmen32.wordpress.com&amp;blog=6272069&amp;post=1&amp;subd=youngmen32&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Welcome to <a href="http://wordpress.com/">WordPress.com</a>. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/youngmen32.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/youngmen32.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/youngmen32.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/youngmen32.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/youngmen32.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/youngmen32.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/youngmen32.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/youngmen32.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/youngmen32.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/youngmen32.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/youngmen32.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/youngmen32.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/youngmen32.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/youngmen32.wordpress.com/1/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=youngmen32.wordpress.com&amp;blog=6272069&amp;post=1&amp;subd=youngmen32&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://youngmen32.wordpress.com/2009/01/22/hello-world/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/9fc8f26d173bae444f7e0175f0121130?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">yongky</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
